Tuhan Ada di Dekat Kita
(Ulangan 1:28-31)
Dua sisi dalam kehidupan manusia yaitu suka dan duka (kesulitan,
masalah, penderitaan atau tekanan). Setiap kita akan mengalami saat-saat
keadaan tersebut. Tidak banyak bahkan hampir tidak ada orang yang mendapatkan
kesulitan saat mengalami keadaan suka atau bahagia. Sebaliknya, banyak sekali
orang yang mendapatkan kesulitan saat mengalami keadaan duka. Banyak kita
temukan orang yang tawar hati, takut, gentar, mudah menyerah atau putus asa
saat menghadapi masalah. Sikap tersebut akan
berlanjut pada suatu tindakan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan
seperti bunuh diri dan lain-lain.
Ketika bangsa Israel keluar dari tanah
Mesir, mereka banyak mengalami kesulitan, masalah, penderitaan atau tekanan. Bahkan
saat kedua belas pengintai menemukan orang-orang yang lebih besar dari mereka dan
orang Enak, mereka tawar hati, takut dan gentar seolah-olah tidak ada lagi
harapan untuk masuk ke tanah Kanaan (Ulangan 1:28).
Jika kita memandang masalah bahkan mencoba untuk menyelesaikannya
menurut pikiran dan kekuatan manusia, maka yang kita alami adalah ketakutan,
mudah menyerah dan putus asa. Karena sehebat apa pun manusia, maka ia adalah
tetap manusia yang memiliki keterbatasan. Akan tetapi keadaan akan sangat
berbeda jika kita memandang masalah menurut kebenaran Tuhan dan menyelesaikannya
bersama dengan Tuhan. Tuhan ada di dekat
kita, yang akan berperang, mendukung dan membela kita dalam setiap masalah.
Oleh sebab itu jangan takut, tawar hati, gentar atau putus asa dalam menghadapi
masalah. Ketika kita menatap hari-hari bersama Tuhan, maka akan ada kemenangan yang
luar biasa karena Dia ada di dekat kita (Ulangan 1:29-31).
”Jangan takut dan gentar karena Tuhan ada di dekat kita”