Thursday, 22 May 2008

SEJARAH PENCIPTAAN


Latar Belakang

Manusia adalah mahluk yang berpikir dan banyak hal yang dipertanyakan. Salah satunya mengenai penciptaan alam semesta. Berbicara mengenai penciptaan alam semesta maka akan berhadapan dengan berbagai mitos berbeda. Salah satunya mitos yang mengatakan bahwa alam semesta terjadi karena adanya suatu ledakan.

Keberadaan mitos penciptaan menimbulkan pertanyaan bagi manusia khususnya penulis. Bagaimanakah sebenarnya sejarah penciptaan? Oleh sebab itu melalui paper ini penulis ingin membahas sejarah penciptaan khususnya dari sudut pandang Kristen. Kekristenan percaya bahwa Allah adalah pencipta alam semesta.

Definisi Penciptaan

Istilah menciptakan dipakai dalam dua arti dalam Alkitab. Pertama penciptaan langsung, merupakan menciptakan segala sesuatu yang nampak dan tidak nampak untuk kemuliaan-Nya tanpa memakai bahan yang sudah ada sebelum dunia diciptakan. Kedua penciptaan tidak langsung, merupakan tindakan Allah yang juga disebut penciptaan namun tidak bermula dari ketiadaan. Melalui tindakan ini Allah membentuk, menyesuaikan dan mengubah bahan yang sudah ada.[1]

Mitos Penciptaan

Di luar Alkitab banyak legenda atau mitos kuno mengenai teori penciptaan. Setiap bangsa mempunyai mitos penciptaan-nya. Mitos ini berkembang sebagai upaya setiap bangsa untuk menjawab pertanyaan mengenai asal-usul manusia atau penyebab makhluk hidup berada di muka bumi.

Beberapa mitos mengenai penciptaan antara lain[2] :

· Suku Batak percaya bahwa mereka adalah keturunan satu leluhur yang bernama SiRaja Batak.

· Darwin mengatakan semua bentuk kehidupan yang ada diturunkan dari nenek moyang yang sama karena beberapa varian bertahan hidup melalui suatu proses yang disebut seleksi alam.

· Suku Lakota di Amerika percaya sebelum bumi diciptakan, dewa-dewa tinggal di surga sementara manusia hidup di dunia bawah yang tidak mempunyai budaya.

· Agama Yahudi, Kristen, dan Islam sama-sama memiliki mitos penciptaan yang dimulai dari Adam dan Hawa.

Jika dilihat dari beberapa mitos di atas dapat dikatakan bahwa setiap suku bangsa memiliki pandangan berbeda terhadap penciptaan. Benar atau tidaknya mitos-mitos tersebut, bergantung kepada setiap manusia yang menganutnya. Khususnya teori evolusi Darwin mengenai asal usul manusia, dimana hipotesanya tidak mempunyai bukti yang kuat untuk mendukung asal mula kehidupan di bumi. Oleh sebab itu secara langsung atau tidak, mitos tersebut semakin membuat manusia bertanya-tanya bagaimana sebenarnya sejarah penciptaan alam semesta ini.

Penciptaan Menurut Alkitab

Alkitab tepatnya dalam Kejadian Pasal 1- 11 memberikan penjelasan pesan seorang nabi mengenai asal mula dan dasar hidup manusia, asal mula bangsa Israel pada khususnya dan manusia pada umumnya. Di dalamya terdapat jawaban atas pertanyaan seorang Israel dan setiap manusia : Apa dan siapa manusia serta dari manakah asal manusia?

Berbicara mengenai penciptaan alam semesta, Kristen percaya bahwa Allah adalah pencipta alam semesta dan segala isinya. Hal ini dapat dibuktikan dari Alkitab yaitu Kitab Suci yang pada pembukaannya memproklamirkan bahwa Allah adalah pencipta bumi dan isinya.

Allah menyusun dunia dalam enam hari dan sesudah itu pekerjaan-Nya selesailah, lalu Ia berhenti pada hari ke tujuh.

Urutan penciptaan antara lain [3]:

  1. Terang dalam ketak-berbentukan. Kabar penciptaan yang dilakukan Allah sebenarnya mulai dalam Kejadian 1 : 3 “ Berfirmanlah Allah jadilah terang “ tetapi kabar ini di dahului oleh ayat 2. Maksudnya adalah menggambarkan bumi pada waktu itu adalah sesuatu yang tidak mempunyai bentuk, tetapi kemudian dalam enam hari disusun Allah dengan baik. Oleh sebab itu Allah memulai penciptaan-Nya dengan terang yang bersinar di tengah-tengah kegelapan menurut ayat 2 menutupi samudera raya.
  2. Cakrawala. Hari pertama Allah mengalahkan kegelapan dalam ayat 2 dengan menciptakan terang. Hari kedua Allah mengalahkan samudera raya. Allah menciptakan cakrawala.
  3. Tanah dan laut, tumbuh-tumbuhan. Pada hari ketiga Allah memisahkan laut dari tanah kering dan Allah memerintahkan supaya tanah memancarkan tunas-tunas muda, tumbuhan berbiji dan pohon menurut jenisnya.
  4. Matahari, bulan dan binatang. Hari keempat Allah menciptakan benda penerang dibentangkan di langit.
  5. Ikan-ikan dan burung-burung. Hari kelima Allah memenuhi dunia dengan mahluk yang berkeriapan di air dan beterbangan melintasi cakrawala.
  6. Binatang darat dan manusia. Hari keenam Allah memenuhi darat dengan binatang dan puncak penciptaan Allah adalah menciptakan manusia.

Kitab Kejadian memuat kisah penciptaan. Penulisnya tidak dikenal tetapi Perjanjian Baru secara tidak langsuang menunjukkan bahwa Musa adalah penulisnya.

Kitab Kejadian merupakan kebenaran yang diungkapkan oleh Allah sendiri mengenai diri-Nya, manusia dan dunia tempat kita hidup[4]

Oleh sebab itu kisah penciptaan menurut Alkitab adalah merupakan kisah yang benar-benar Allah bekerja di dalamnya. Berbeda dengan mitos yang lain yang tidak ada campur tangan Allah.

Teologi Penciptaan

Teologi penciptaan ialah kepercayaan sistematis tentang Allah sebagai pencipta dunia dengan tatanannya yang kompleks dan Allah sebagai penopang dunia sampai sekarang.[5]

Perkembangan sains modern abad ke-19 membuat pembicaraan tentang Allah sebagai pencipta tidak lagi menarik. Penciptaan termasuk perkara masa lalu. Yang paling penting adalah sekarang yaitu keselamatan individu.[6]

Penulis perpendapat bahwa sebagian besar sains telah membuat manusia kurang perhatian lagi terhadap sejarah khususnya sejarah penciptaan. Hal itu disebabkan oleh kecenderungan manusia yang selalu memberikan penekanan terhadap masa yang akan datang yaitu keselamatan. Dengan demikian tidak jarang ditemukan manusia yang kurang mendapat jawaban mengenai penciptaan.

Penciptaan adalah karya Allah pertama yang kaya akan kuasa kemuliaa-Nya. Sesuai apa yang tertulis dalam Alkitab bahwa Allah menciptakan dunia ini dengan segala isinya selama enam hari. Tuhan menciptakan dunia dari tidak ada apa-apa dengan kuasa-Nya menjadi alam semesta yang tertata rapi dan baik.

Saat manusia mengerti mengenai penciptaan khususnya menurut pandangan Kristen maka manusia akan melihat kebesaran dan kemahakuasaan Allah, sehingga Dia adalah yang dapat menyelamatkan manusia. Semua yang diciptakan Tuhan baik adanya. Saat manusia diberi Allah mandate menguasai dan memelihara ciptaan-Nya, manusia gagal melakukannya. Oleh sebab itu dunia yang mulanya baik menjadi dunia yang penuh dengan kejahatan.

Kesimpulan.

Alkitab adalah Kitab Suci yang pada bab pertama membahas atau memaparkan sejarah terbentuknya dunia ini.Melalui analisa yang baik serta iman Kristen maka pemaparan tersebut memberi jawaban atas asal-mula dunia.

Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa sejarah penciptaan dunia ini yang berperan adalah Allah. Melalui kebesaran dan kekuasaan-Nya dunia telah tercipta dengan baik adanya.



[1] Henry C. Thiessen “ Teologi Sistematika “ 2003. Malang : Gandum Mas, hal 171.

[2] www. Mitos Penciptaan.

[3] F.L. Bakker “ Sejarah Kerajaan Allah “ 1996 Jakarta : BPK Gunung Mulia, Hal

[4] Jhon Balchin “ Intisari Alkitab PL “2005 Jakarta : Persekutuan Pembaca Alkitab, hal : 20

[5] H. Enoch, “Evolusi atau Penciptaan “ 1976 Bandung : Kalam Hidup

[6] Yongky Karman “ Makalah Teologi PL 1996, STT Bandung.

1 comment:

Ery Prasadja said...

very good indeed! Balanced presentation. Bravo