Sunday, 2 December 2012

Siapkan Pakaian Pesta (Matius 22:1-14)



            

Respon setiap orang terhadap sebuah undangan bisa saja berbeda-beda, terlepas undangan itu bersifat positif atau negatif. Ada yang merespon dengan menolak karena berbagai alasan, ada yang cuek saja tidak mau tahu, tetapi ada juga yang menerima dengan baik. Respon tersebut akan menentukan bagimana kesiapan dalam menghadiri undangan tersebut.
Dalam Matius 22:1-14 dikatakan bahwa hal kerajaan sorga diumpamakan seperti seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. Ada beberapa orang yang diundang, tetapi mereka tidak mengindahkan hal itu dan tidak mau datang ke pesta tersebut. Maka raja itu murka dan memusnahkan kota mereka. Kemudian undangan diberikan kembali kepada orang-orang dan ada respon yang berbeda. Mereka bersedia, bersiap-siap dan mau hadir sehingga pesta kawin tersebut penuh dengan tamu. Namun diantara tamu-tamu yang hadir itu ternyata ada seorang yang tidak benar-benar siap untuk menghadiri pesta, ia tetap datang tetapi datang dengan tidak memakai pakaian pesta. Ia tidak mempersiapkan dirinya dengan baik untuk hadir ke pesta itu. Sesuatu yang kelihatan asing dan aneh jika orang datang ke pesta, tetapi tidak memakai pakain pesta atau pakaian yang layak.  Orang tersebut ditanya, namun diam saja dan akhirnya ia diikat dan dicampakkan ke dalam kegelapan dimana terdapat ratap dan kertakan gigi.
Ketika kita membaca perumpaan tersebut, mungkin terpikir oleh kita kejam sekali raja tersebut. Itu bukan kejam, tetapi di dalamnya ada pengajaran, ketegasan dan disiplin. Perumpamaan tersebut mengajarkan kepada kita untuk serius dalam hal mempersiapkan diri menantikan kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya. Raja dalam perumpamaan itu adalah Tuhan dan tamu undangan itu adalah manusia. Tuhan telah memberikan jalan keselamatan atau “undangan” dengan rela mati di kayu salib dan Dia berjanji akan datang untuk yang kedua kali. Bagaimana respon kita selama ini terhadap hari Tuhan yang pasti akan tiba? Sudahkah kita mempersiapkan diri dengan benar? Tentunya kita sudah tau apa yang akan kita alami jika kita tidak siap. “Pakaian pesta” berbicara mengenai kesiapan kita yaitu menjaga iman kita dan hidup dalam kekudusan. Biarlah setiap kita mempersiapkan diri dengan benar untuk menantikan kedatangan-Nya!

 “Jangan Lengah, Persiapkan dirimu untuk menantikan kedatanga-Nya yang kedua kali”



No comments: